tanggal 20 hingga tanggal 22 agustus 2013
KEMAH IKHLAS BAKTI ke 36
di sebuah sma surakarta
tugas terakhirku menjadi seorang relawan untuk sekolah ini. tapi aku masih merasa menjadi orang yang tak berguna. maaf
sebelum kemah ini terjadi, aku sedikit berkhayal. Bukan sedikit lagi, amat sangat berlebihan berkhayal. Di tugas terakhir kita ini, aku berkhayal kita bisa cerita tentang semua salah paham kita yang terjadi beberapa bulan lalu. Meluruskan benang benang kusut yang telah kita buat dulu, benang kusut yang dilupakan untuk diluruskan kembali. Sialnya, Tuhan benar benar ingin aku berbaikan dengannya atas salahpaham yang terjadi dulu. Tuhan sudah ikut campur tangan. Aku ditempatkan satu tugas bersamanya. Itu tanpa ada kesengajaan.
Sebenarnya H-2 kemah itu terjadi dia sudah memulai mengajak ku berbicara. Lebih tepatnya bukan dia yang memulai berbicara, tapi aku dulu yang mulai berbicara. Dia lebih mengarah memancingku untuk bicara, dengan cara melempariku dengan dedaunan dari sampingku. Aku hanya melihat kearahnya, dan dia hanya melihatku sambil tetap melempari daun. "Cari Masalah?" kataku, yap seperti yg kubilang, aku lah yang mulai bicara. Dan dia tetap tak berkata apa apa.
Sejak kejadian itu kami mulai berbicara seperti biasa, entah kenapa dengan sedikit ke-egoisan ku, aku sedikit berharap saat dia mulai mengajakku berbicara ada kata maaf yang dia ucapkan padaku. Apa salah kalau aku berharap dia bilang maaf padaku? Terlebih dia sudah menghilang tanpa penjelasan kepadaku saat masalah masalah yang terjadi dulu itu. Dia pergi di waktu rencana rencana yang kami janjikan. Dan dia kembali dihari itu tanpa menjelaskan apapun. Walau aku tau yang sebenarnya terjadi padanya dari orang lain. Makanya aku sangat berkahayal kalau diwaktu kemah nanti dia bisa bercerita yang sebenarnya.
Hari 1 kemah
khayalanku terlalu tinggi, aku hanya bicara dengannya sekali. itu karena ada hal yang dia butuhkan. aku tetap mencoba menikmati liburanku disini, lebih tepatnya tugas terakhir. melihat peserta kemah yang berlomba.
Hari 2 kemah
dihari ini khayalanku berada di puncak tertinggi. Aku berada dalam 1 tempat bersamanya. Aku harap itu waktu yang tepat untuk bertanya padanya tentang semua penjelasannya. itu sia sia dan tak pernah terjadi, pertanyaan itu tak pernah keluar dari mulutku. Hampir semua kegiatan kemah terlaksana. Dan yang paling di tunggu adalah acara api unggun. hal ini adalah yang paling dinanti oleh semuanya. Bahagia, khayalanku tak terpenuhi, tapi Tuhan masih memberiku kebahagiaan disitu. Bersama teman temaan nikmati hangatnya api. Hingga malam, dan semuanya tidur. aku dan satu temanku tidak tidur. Kami berdua lebih memilih merapat kedalam lingkaran orang orang yang berkumpul di sisa api unggun. Cukup nyaman berada disana. Menghangatkan diri. Hingga jam 3 pagi
Hari 3 kemah / the last freedom
jam 3 pagi acara baru mulai, semua nya mulai bangun. dia juga bangun dan mengusirku dari lingkaran yang hangat. dan aku mulai tidur dalam kedinginan. Hingga pagi menjelang, semua mulai beres beres tenda. saat upacara penutupan. aku cukup nyaman dan santai dibelakang peserta. tiba tiba dia berteriak dari depan seperti butuh orang untuk menolong orang lain. dan aku tak mendatanginya.
dan PULANG KE RUTINITAS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar