HAPPINESS

about live your life

Kamis, 30 Januari 2014

my beloved friend


aku bodoh, bila hanya menulis ini disini
aku pengecut, hanya berani mengatakannya disini
aku melakukan hal sia sia, karena aku tau kamu tak akan pernah membaca tulisan ini..

Muak, yaa itu sejadi jadinya yang kurasakan
karena kita tidak pernah berbicara dengan sebaikbaiknya, penjelasan itu juga tak pernah keluar dari kerongkonganmu..
lambat laun aku melompat ke ujung tebing yang lainnya demi menghindari mu (hebat sekali)

kemudian kau meneriaki ku dari tempatmu berdiri, tapi sebenarnya kamu tidak memintaku kembali
dan hidupmu akan berlangsung baik baik saja walau aku pindah ke tebing lainnya.
aku jalani hidupku, kau jalani hidupmu
kita sama, sama sama suka kesendirian
tetapi, yang membedakan kamu dikejar kejar oleh keramaian sedangkan aku semakin ketakutan ditengah kesendirianku.
kau bersinar dimana mana, semua orang sampai mengelilingimu dan kau selalu tampak bahagia
selamat.
aku?
tebingku cukup sederhana, hanya ditinggali oleh beberapa orang yang kupercaya
sesekali kami bersendau gurau, membuat lelucon, bertingkah aneh nan unik untuk menghibur diri kami
tapi entah hanya dalam khayalanku saja, aku merasa sesekali kau yang dikerumuni banyak orang melihat ku ditebingku yang baru ini, entahlah aku rasa itu hanya perasaan 
karena perempuan hanya bisa mengandalkan perasaannya
dan terkadang sesekali bila kita bicara, kita memulainya dengan senyuman, aku rindu lelucon yang selalu kita tawakan di tebing itu dahulu, 

hai teman ku, aku bukan jatuh hati padamu karena sebuah karma, aku hanya rindu kenangan yang pernah kita lewati hampir 2 tahun bersama, aku berharap tebing itu jadi satu kembali, dan semoga keras kepala diantara kita melemah sehingga kita berteman lagi. bukankah kau pernah mengatakan suka karena memiliki teman sepertiku? 

walau kemungkinan sangat kecil kau membaca ini aku tetap berharap kau bisa membaca ini :D