Disini aku akan mengenang sebuah kejadian, kejadian yang amat sangat berkesan. Kejadian yang tidak akan pernah terlupakan hingga dimakan waktu sekalipun. Yaitu tentang drama kisah kolosal berjudul "TIMUN MAS"
Berawal dari tugas mata pelajaran bahasa inggris, tugas yang beranggotakan satu kelas. Sebuah tugas drama, ya tugas drama. Tapi pada akhirnya tugas ini berganti nama menjadi pembuatan film. Cukup prustasi dalam pembuatan drama ini. Bayangkan saja. waktu sekitar satu minggu kita gunakan untuk membuat film timun mas, dan belum lagi mengatur 38 anak. itu cukup berat. Dan pembuatan properti drama, pembuatan konsep drama, penerjemah. Ditambah dengan pengharusan menggunakan bahasa inggris yang baik dan benar. Kami perlu mengatur beberapa orang dalam hal ini, dan amat sangat butuh tenaga yg ekstra.
Diawali dengan pembuatan naskah drama. Berhari hari membuat naskah drama itu jadi. Kemudian pemilihan tokoh, disini perlu menekan beberapa orang dengan amat sangat. Karena jika tak dipaksakan drama ini, lebih tepatnya film ini tidak akan mulai berjalan. Dan ini dia tokoh tokohnya
 |
| Adela sebagai "Timun Mas" |
 |
| dan ini adalah *jengjeng* Faisal sebagaai "Bapak TimunMas" yeeee *plokplok* |
 |
| ini Hanafi dia sebagai "Buto Ijo" cukup ada pemaksaan pengambilan peran disini, karena dia sebenarnya ga terlalu cocok jadi buto, karena dia terlalu sering tersenyum *maap* tapi kao luar biasa *yeee* |
 |
| ini dia Rosyiana sebagai "Ibu TimunMas" *yeeee* |
 |
ini adalah Afif, dia sebagai "dukun" eh "ustad". Tapi amat sangat disayangkan, karena dia sangat berbakat untuk menjadi "buto ijo" *huuuuu*
|
 |
| mereka adalaah Laily dan Dhila, mereka berperan menjadi teman timunmas diwaktu besar |
mereka adalah orang orang yang ada didepan layar, yaa mereka kelihatan betul ikut andil dalam tugas drama ini. Karena mereka didepan layar. Tapi yang amat sangat tak kalah penting adalah orang orang yang dibalik layar, diantaranya adalah........ *jeng jeng*
 |
ini diaaa kameramen kita "Ghifar", karena dia kameramen dia mungkin butuh tenanga yg sangat ekstra,
dan perlu di isi ulang, kameramen juga manusia dong :D |
 |
"Novia Pepe" sebagai kameramen sekunder kelihatannya yah, tapi dia juga berperan
sebagai penerjemah eh narator maksudnya, dan pembuat konsep juga |
 |
| intan, dia sebagai tata rias :) |
 |
| tiara, sebagai tata rias juga |
 |
| fauzi, dia juga jadi apa?? yak bener tata rias juga |
 |
ini nih tugas paling penting juga, ngangkat papan berisi naskah,
dan yg ngangkat adalah "Dhani" |
 |
| ini WAWA dia yang hampir ngurus sgalanya, *cieh* udah minjemin rumah untuk syuting drama, mbikin naskah, editing film, pembuatan properti, ngangkat papan naskah, ngatur orang orang, pokoknya kamu luar biasa *yeeee* |
 |
| ini Laily, dia tadi juga jadi pemain pembantu, tapi dibalik layar dia jadi editor film. yaap film ini gak bakalan jadi tanpanya. kamu juga luar biasa lel *plok plok* :D |
 |
| ini guaa, haha ga kelihatan berguna yaah, malah asik foto foto ditengah sawah deh, kerjaan gue disini tu bekerja dibidang properti, tapi kok kerjaannya juga marah marah disini haha maap deh maap :D |
 |
dari kiri itu Ulayya, dia berperan dalam pemikiran konsep dan properti, dan juga jadi dokumenter
sampingnya adalah tia, dia juga ikut ngangkat papan naskah :D |
 |
diaa adalaah *jengjeng* Ayip, dia ketua kelas dikelas kami, dia di drama ini juga bisa dibilang sutradara alias banyak ngaturnya, dia juga sangat berperan dalam pembuatan konsep konsep drama.
yaah tapi diliat dari gambarnya nampak dia tak suka di foto haha :D |
itu tadi orang orang yang ada didepan layar dan dibelakang layar. Yaap kami semua berjumlah 38 orang. bener banget TIGA PULUH DELAPAN ORANG !!! tapi kok yang dipaparkan diatas tidak ada 38 orang. pada kemana coba? ininih.. sisanya pada kayak giniih
Sebenarnya, Wawa, aku, Ayya, dan Ayip sudah merujuk pada warga kelas kami untuk tidak datang satu hari yang ditentukan itu. Karena menurut pemikiran kami sebuah film drama kolosal yang berjudul TIMUN MAS tidak akan mungkin bisa selesai dalam waktu satu hari. sehingga kami membagi menjadi 2 shift, shift besok dan lusa. Tapi nyatanya? mereka semua datang pada hari pertama. Dan intinya mereka memenuhi ruangan rumah Wawa, mereka ada dimana mana. didepan komputer, didepan halaman, diteras, dikursi. hahaha :D
Hal ini juga yang bikin kita semua prustasi, mengatur orang begitu banyaknya. Tapi di hari pertama pengambilan gambar drama ini cukup bisa diatur, dan ini nih suasana behind the scene
 |
| yap bener banget, kami ambil scene ditengah sawah !! |
 |
| terlihat juga si Ayip, selain jadi sutradara dia juga jadi koreografernya. Ini hutan, eh kebun milik rumahnya Wawa. jadi gambar ini diambil didalam rumah seseorang. |
 |
| ditengah rumitnya syuting wkakaka :D |
 |
| ada guee, yang kudung item ituu :D |
 |
| karena syuting hari jum'at, maka ini para perempuan yang bekerja ditengah para laki laki yang sholat jum'at |
 |
| SMILE !!! |
 |
| itu timun yang dipakai untuk syuting, agak berantakan sih, tapi itu termasuk ide ayip wawa aku |
 |
| ini gubuk ceritanya jadi rumah |
 |
| *orang asing* wah kameranya ngadep kesini, *lambaikan tangan* |
 |
| makan duluu :D |
 |
| capek ya bu? tetap semangat |
 |
| ayo semangat angkat papannya :D |
 |
| make up make up make up ! dipermak biar kinclong :D |
 |
wah wah wah yang tidak jadi pemain pun minta ikut di make up, nggak papa deh biar tambah cantik, *FAFA* tugas nulis naskah di papan |
 |
| timun mas nya mulai main tuh, lari lari lari dari kejaran buto |
 |
| cieh ibu bapak timun mas |
 |
| pak ustad juga bisa narsis toh? |
 |
| take gambar "merumput" disawah |
 |
| itu makan apa neng? rumput? wkwkw itu rantang isinya kosong |
 |
puk puk, timun mas mulai bosan sepertinya, hingga ia tertidur, karena dia terlalu lama menunggu bagiannya yang tak kunjung datang datang |
gambar gambar itu diambil pada saat di hari pertama syuting, yaah cukup ramai yang datang. Tapi masih ada hari berikutnya. yang datang pada hari berikutnya hanyalah segelintir orang, bisa dianggap orang orang yang dapat diandalkan. Karena sejak awal, kita ingin orang orang sedikit, tapi dapat diandalkan.
Pembuatan film drama ini menggunakan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan kelas kelas lain. Puncak masalah pembuatan drama ini terjadi saat, pengambilan gambar drama dilakukan saat H-1 pengumpulan film, ya betul H-1 !! kami kejar itu bersama sama, terjadi pelonjakan emosi, frustasi, depresi, jadi satu. Apalagi, saat ada kesalahan yaitu saat video yang kami ambil, ada bagian yang tak bisa disatukan. Video itu Formatnya harus diubah, tetapi kami butuh aplikasi untuk mengubah format video itu, kami harus download aplikasi itu, lebih tepatnya laily yang mendownload aplikasi itu, belum lagi mengubah hampir sebagian video yang membutuhkan waktu amat sangat lama. Hingga pukul 7 malam aku masih berada di rumah Wawa, belum lagi aku harus mengantar Laily ke Asrama disamping sekolah. Dan mengerikannya lagi, arah jalan asrama berlawanan dengan arah rumahku berlawanan. Dan Parahnya lagi, aku sampai dirumah jam 09.00 malam tepat. Mengerikan bukan. Apalagi itu Abah ku tersayang tercinta, sudah menanti didepan pintu rumah. Alhasil saya hanya bisa tersenyum dengan penuh dosa..
Keesokan harinya, lebih tepatnya HARI PENGUMPULAN FILM DRAMA tanggal 1 Juni hari Sabtu video video itu baru kami satukan. Betul sekali, saat hari pengumpulan drama, kami malah BARU MEMBUAT film nya. Film ini dibuat di asrama Laily, aku harus menemaninya membuat film itu. Aku takut, membiarkannya sendirian bersama file file video itu akan membuat prustasi. Tapi hari itu, allah memberikan ujian lagi pada kami. Laptop Laily error, movie maker nya NOT RESPOND . dan file yang sudah dibuat semalam sebelumnya error, dan harus nyusun ulang dari awal. Kami putus asa, Kami menangis... aku sedih, amat sangat sedih, melihat Laily sedih :"""( aku merasa tak berguna disana. aku cuma bisa liat Laily sedih, dan yang bisa aku lakukan tak banyak. Belum lagi Hari Ahad nya sekolah kami mengadakan ujian kenaikan kelas, dan kami belum memulai untuk belajar, hingga jam 2 siang kami belum bisa menghasilkan apa apa yang nyata. ujung tombak film itu ada di tangan Laily, itu nilai untuk satu kelas kami. Dan pada akhirnya film itu tidak dikumpulkan pada hari itu. Tetapi keesokan harinya. Laily menyelesaikannya. KAU LUAR BIASA TEMAN.
DAN KELAS 11 IPS 3 TH 2012/2013 AMAT SANGAT LUAR BIASA...
kelasku tersayang, pengalaman ini ga bakal terlupakan seumur hidup, kelas yang sesolid ini :))